Rintik hujan pada siang Selasa mengiringi acara Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang diadakan pada tanggal 19 Desember 2017 pukul 14.22 WIB alhamdulillah terlaksana dengan lancar.

Mengawali acara, Ibu ibu pengajian Mushalla Berkah Damai di R.T 30 R.W 06, Kelurahan 9/10 Ulu membaca Kitab Al Barzanji dan Shalawat Nabi. Lantunan Shalawat terdengar merdu dan  kompak.

Ketua R.T 30 R.W 06, Ibu Juriani menjelaskan bahwa acara Maulid Nabi Muhammad SAW, sering juga diisi oleh warga yang mau Tasmiyah (pemberian nama buat bayi) yang baru lahir. Ngambil berkah dibulan Maulud, katanya.

Dalam ceramahnya disebutkan bahwa sebagai umat Nabi Muhammad maka umat Islam perlu mempelajari Sirah Nabawiyah, yaitu sejarah dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. Risalah kenabian merupakan ajaran-ajaran (Ibrah) yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Ibrah tidak sekadar jalan cerita kehidupan Nabi Muhammad SAW dari waktu ke waktu, tetapi juga di dalamnya terdapat, hikmah dan makna filosofis. Risalah kenabian perlu dipelajari untuk memahami pribadi Nabi Muhammad SAW sebagai Rasulullah dan dari aspek-aspek kemanusiaannya.

Ustadjah juga menerangkan tujuan kajian Sirah Nabawiyah adalah untuk memperoleh gambaran tentang hakekat hidup Islam secara kaffah (kepasrahan dan totalitas). Menegaskan kepada kita bahwa dalam hal beragama kita tidak boleh setengah-setengah, begitu pula dalam memeluk agama Islam, segala aktivitas kita dalam keseharian harus mengacu kepada nilai-nilai Islam, seperti yang tercermin dalam diri Nabi Muhammad SAW.

Semoga kita bisa mengambil manfaat dan mengamalkan ilmu yang sudah diperoleh. Amin. – Guntur

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here