Mengoleksi mebel antik ternyata tidak hanya untuk kepuasan, melainkan dapat pula mendatangkan keuntungan. Semakin tinggi kualitas dan otentitas suatu benda, semakin tinggi pula harganya. Bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Keunggulan Kayu Jati Recycle

 Kayu jati bekas untuk bahan baku mebel diperoleh dari bongkaran rumah tua, jembatan atau kapal yang sudah rusak dan berumur puluhan bahkan ratusan tahun. Material yang sudah berumur lama ini menjadikan tingkat kekeringan kayu yang hampir nol kadar airnya. Hal ini sangat bagus pada stabilitas konstruksi produk mebel Jepara karena pergerakan bahan dari proses penyusutan kayu jati menjadi sangat kecil kemungkinannya.  hasilnya adalah produk mebel minimalis Jepara yang sangat kuat dan tahan lama.

Keistimewaan lainnya adalah dari segi estetikanya, mebel kayu jati bekas penampilannya sangat menonjol dibanding mebel lain. Dengan penataan interior yang tepat, ruangan anda akan kelihatan spesial.

Kekurangan dari pemakaian bahan kayu jati bekas, kalau dipakai untuk mebel Jepara adalah, ya ini barang bekas, pasti ada cacat dari pemakaian terdahulu, pasti ada bekas paku, bekas tambalan, pecah rambut, cuil atau luka benturan dan lain-lain. kekurangan ini bagi sebagian orang merupakan deal breaker yang menjadikan mereka batal pesan. Namun bagi konsumen yang tahu dengan style recycle wood maka justru menjadi point plus. “Bahkan jujur saja kami pernah menerima pembuatan mebel dengan bahan kayu baru namun sengaja dirusak dan di-finishing sedemikian rupa hingga menyerupai mebel bahan kayu jati bekas. Memang terkadang selera orang berbeda-beda,” ujar Pak Mustofa Hilal Alkaff, Ketua R.T 26 R.W 02, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II. – Guntur

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here