Suatu karya tidak harus dengan modal besar serta ketrampilan yang sudah mahir. Ini dibuktikan oleh dua orang pemuda yang telah berhasil memproduksi sebuah film pendek. Dengan bermodalkan kamera DSLR dan laptop, mereka berdua mulai menggarap sebuah film pendek berjudul Sejenak, bercerita tentang seorang wartawan atau fotographer yang saat itu sedang menyorot jejak kehidupan Bangsa Indonesia.

Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan ke-bhinekaan tunggal Ika-nya, tapi sayangnya tak bisa bersatu hanya karena masalah sepele.

Film itu juga menceritakan kekurangan dan kemiskinan yang dihadapi masyarakat saat ini, juga para kaum muda yang kreatif tapi sayang kreativitasnya itu hanya digunakan untuk mempublikasikan hal  tidak perlu di perbincangkan, seperti pembuatan hastag #save tianglistrik, game tiang listrik, atau lagu-lagu yang hanya digunakan untuk kepopuleran mereka semata. Padahal, kreativitas mereka itu seharusnya disalurkan untuk masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan pertolongan, seperti kejadian gencatan senjata di Papua yang sedang mengalami perang saudara. Film itu secara halus menyindir cara pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia.

Akhir kata, “Dalam film itu tersurat harapan seorang penulis akan hadirnya sosok pemimpin yang nantinya akan membereskan semua permasalahan-permasalahan yang ada di negara Indonesia saat ini,” ujar Andre menutup wawancara. – Guntur

 

Andre dan Yasir sama-sama kuliah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi di UIN Raden Fatah Palembang. Dua pemuda ini resah melihat keadaan Indonesia saat ini.

Tercetuslah ide kreatif dari dua anak muda ini membuat sebuah film pendek, yang mereka beri judul Sejenak.

Film pendek yang mengangkat ketimpangan penegakan hukum di negeri kita “Indonesia Raya”, yang merupakan negara yang mempunyai sumber daya alam sangat banyak, dan kenapa rakyatnya sebagian besar berada dalam garis kemiskinan.

“Kami sebagai komponen anak bangsa merasa perlu berbuat sesuatu walaupun hasilnya mungkin tidak ada,” ujar Andre.

Ada pesan moral yang ingin mereka sampaikan kepada para pemuda, “Mari kita berbuat sesuatu yang positif. Kita berdayakan semua potensi yang ada dalam diri kita.”

Terus maju dan semangat, para pemuda Indonesia. Jauhi Narkoba dan selalu berpikir positif demi masa depan lebih baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here