Secara administratif wilayah Karang Anyar, Talang Kemang masuk dalam Kelurahan Bukit Baru, sedangkan Sungai Itam masuk wilayah Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I,    Palembang. Wilayah tersebut diapit oleh Kabupaten Banyuasin yaitu Rantau Bayur, Sembawa, dan Talang Kelapa.

Suara RT pada Minggu (1/10/2017) melakukan liputan di wilayah Karang Anyar, sambil mengendarai sepeda, menelisik pembangunan, dan melihat langsung pelayanan apparat pemerintah melakukan kepada masyarakat yang berada cukup jauh dari Kelurahan Bukit Baru dan Kelurahan Siring Agung.

Suara RT mewawancarai sesepuh warga, Ketua R.W, dan para Ketua R.T di  Karang Anyar. Suara RT bertanya tentang sejarah berdiri kampung Karang Anyar. Sesepuh warga yang juga Ketua R.T 04, R.W 07 Kelurahan Bukit Baru Pak Suparno menceritakan asal mula berdiri Kampung Karang Anyar.

Asal Mula Kampung

Tahun 1950-an warga dari Jawa Tengah mengikuti program kerja kontrak dengan Perusahaan milik pemerintah, yakni PTP Nusantara VII. Pak Suparno memaparkan tujuh orang yang dianggap sebagai perintis terbentuk kampung Karang Anyar, antara lain Pak Karso Wijoyo, Pak Ahmad Salim, Pak Jati Kromo, Pak Wagirin, Pak Sontorejo, Pak Jamat, dan Pak Kijan.

Pulang bekerja dari PTP Nusantara VII, mereka membuka hutan untuk berkebun sehingga menjadi sebuah kampung. Mereka sepakat menamai kampung tersebut dengan Karang Anyar. Arti dari Karang adalah penggalan dari kalimat Pekarangan atau halaman sedangkan Anyar artinya baru.

Budaya Jawa yang mereka kembangkan di Karang Anyar, mulai dari bentuk rumah, kesenian kuda lumping atau kuda kepang, dan kebudayaan lainnya tetap mereka lestarikan.

Pembangunan di wilayah tersebut seperti fasilitas jalan, sekolah, Puskesmas, lampu jalan, rumah ibadah serta pelayanan lainnya, para Ketua R.T menyampaikan, perhatian pihak pemerintah dalam hal ini kelurahan dan kecamatan dirasakan belum maksimal. Penyebabnya, mungkin karena jarak tempuh dari kelurahan ke kampung Karang Anyar cukup jauh sehingga penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat menjadi cukup sulit. Hal ini perlu dicari solusinya, sehingga warga tidak ketinggalan informasi pembangunan.

 

Prioritas Pelayanan

Suara RT melakukan komfirmasi kepada Lurah Bukit Baru Pak Edwin Syah Effendy, ST, pada Senin (2/10/2017), pukul 13.00 wib. Pak Edwin mengatakan memang letak kampung Karang Anyar dan Talang Kemang cukup jauh dari kantor Kelurahan Bukit Baru, yaitu sekitar 20 kilometer.

Pak Lurah memaklumi kesulitan warganya, karena jarak tempuh mereka melakukan pengurusan di kantor kelurahan cukup jauh. Pak Edwin telah memprioritaskan warga Karang Anyar dan Talang Kemang, dalam pengurusan KartuKeluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan lain-lain.

Untuk fasilitas jalan, parit, dan sarana umum lainnya, tutur Pak Edwin, kami berupaya sekuat tenaga agar pembangunan untuk warga Karang Anyar dan Talang Kemang, segera dilakukan. Pak Edwin menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Bukit Baru sejak tujuh bulan lalu. Pak Edwin mengakui, ia memang belum banyak berbuat untuk warganya yang tinggal di daerah tersebut.

“Warga saya harus sama dengan warga yang tinggal di perkotaan. Saya tidak ingin warga saya merasa bahwa mereka dianaktirikan” ujar Pak Edwin.

Pada hari sama, pukul 14.00 WIB, Suara RT menyambangi kantor Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I. Ibu Koryati, S. Sos, M.Si Lurah Siring Agung menerima Suara RT secara hangat. Komfirmasi Suara RT kepada Ibu Koryati berkisar pada hal sama dengan Lurah Bukit Baru, tetapi untuk warga kampung di Sungai Itam.

Ibu Koryati yang murah senyum dan ramah menjelaskan, jauh dan dekat mereka adalah warganya. Semua dia urus dengan baik. Tidak ada warga yang dia abaikan.

Bahkan, semua staf kelurahan sering berkunjung ke Sungai Itam walau hanya sekadar makan-makan untuk mempererat hubungan silaturrahmi dengan warga.

Pembangunan di wilayah Sungai Itam tetap menjadi perhatian kami tanpa mengabaikan wilayah yang menjadi tanggung jawab beliau sebagai Lurah Siring Agung.

Pak Asnawi Camat Ilir Barat I pun mengaminkan ucapan para Lurah tersebut. Pembangunan wilayah Karang Anyar, Talang Kemang, serta Sungai Itam adalah target pembangunan ke depan. Dia mengimbau, para warganya tidak perlu cemburu dengan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Kabupaten Banyuasin, yang hanya berjarak sekian meter saja dari wilayahnya (Karang Anyar, Talang Kemang serta Sungai Itam).

 

Kegiatan Kepemudaan di Karang Anyar

Kemas M. Idris, SE menjelaskan kegiatan kepemudaan di Karang Anyar mengalami kendala dalam pembinaan kepemudaan. Salah satu kendalanya, pemuda dan pemudi di Karang Anyari rata-rata masih sekolah, ujar ketua Karang Taruna Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I.

Mereka sangat membutuhkan pelatihan dan pembinaan serta perhatian dari pihak terkait dalam memajukan karang taruna di wilayah Kelurahan Bukit Baru, khususnya di Kampung Karang Anyar. Guntur

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here