Dalam sejumlah tradisi umat Islam, akhir bulan Dzulhijjah berbondong-bondong muslimin dan muslimat datang ke masjid atau musholla melaksanakan shalat Ashar berjamaah. Usai Shalat Ashar mereka membaca doa akhir tahun. Kemudian bakda Shalat Maghrib adalah malam 1 Muharam (tahun baru Islam) mereka membaca doa awal tahun.

10 Muharam sering disebut masyarakat sebagai Hari Raya Anak-anak Yatim, sebagian besar umat Islam membagikan sejumlah uang untuk anak Yatim.

Amalan yang dianjurkan sekali oleh para ulama dan perlu untuk diamalkan pada hari Asyura ada sepuluh perkara, sebagian lain menghitung hingga 12 perkara, yaitu (1) Melakukan shalat sunah; (2) Berpuasa Tasu’ah dan Asyuro; (3) Bershodaqoh; (4) Menyambung silaturahmi; (5) Mandi; (6) Memakai celak mata; (7) Menziarahi makam ulama; (8) Menjenguk orang sakit; (9) Menambah nafkah keluarga; (10) Memotong kuku; (11) Mengusap kepala anak Yatim; (12) Membaca surat Al-Ikhlas seribu kali.

Tradisi berbagi bubur pada 10 Muharam kerap dilakukan oleh umat Islam, baik dalam skala kecil maupun besar. Ketua R.T 09 R.W 02 Ibu Nurhayati mengemukakan, sedekah bubur gemuk (beras yang dimasak menjadi bubur memakai santan) yang dipusatkan di R.T 09 adalah gabungan dari R.T 10, R.T 11, R.T 12, R.T 14, R.T 15, serta R.T 16, Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.

Pak Salahudin Ketua R.T 07 R.W 03 mendata anak-anak yatim untuk mendapatkan santunan dari para dermawan. Sejumlah 95 orang anak yatim mendapatkan santunan.

Pembagian bubur gemuk kepada masyarakat dilaksanakan pada pukul 10.00 pagi sampai selesai. Bakda Shalat Dzuhur dimulai pembagian santunan untuk anak-anak yatim di lingkugan Kelurahan 12 Ulu.

Menurut Pak Haji Abdul Wahab (60), di Lorong Pedatuan Darat, Jalan K.H. Azhari, sedekah bubur gemuk sudah berlangsung secara turun-temurun. Masyarakat yang berjumlah ratusan orang mengantri untuk menerima bubur gemuk 10 Muharam.

“Mengambil berkahnya, Pak”, ujar Pak Nanang warga yang ikut mengantri, sambil menunjukkan rantang untuk diisi oleh panitia pembagian bubur 10 Muharam.

Ibu Yeni warga R.T 09 tidak mau ketinggalan dalam mencari keberkahan dan keutamaan bulan Muharam. Ia memasak bubur sop dua kukusan besar lalu membagikannya untuk warga sekitar dan juga menyatuni anak-anak yatim.  Guntur

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here